Kode Warna “Resistor”
Malu rasanya sebagai calon seorang sarjana elektro gak ngerti cara ngitung : lebih tepatnya baca nilai resistor
ini di dasarkan pada pengalaman pribadi sang penulis dulu waktu semester I. kalo sekarang mah insya Allah enggak lagi, hahaha okee next…
Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus listrik dan menghasilkan nilai resistansi tertentu. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik sangat beragam disesuaikan dengan nilai resistansi resistor tersebut.
Di dalam rangkaian elektronika, resistor dilambangkan dengan hu ruf ” R “ sedang satuannya adalah ” Ohm “ yang di lambangkan dengan Omega.
Untuk resistor jenis carbon maupun metalfilm biasanya digunakan kode-kode warna sebagai petunjuk besar nya nilai resistansi (tahanan) dari resistor. Resistor ini mempunyai bentuk seperti tabung dengan dua kaki di kiri dan kanan.
Pada badannya terdapat lingkaran membentuk pita kode warna, kode ini untuk mengetahui besar resistansi tanpa harus mengukur besarnya dengan ohmmeter. Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA ( Electronic Industries Association)
Besaran resistansi suatu resistor dibaca dari posisi pita yang paling depan ke arah pita toleransi. Biasanya posisi pita toleransi ini berada pada badan resistor yang paling pojok atau yang lebih menonjol, sedangkan posisi pita yang pertama agak sedikit ke dalam dan lebih menyatu dengan pita warna yang lain.
Jumlah pita yang melingkar pada resistor umumnya sesuai denga n besar toleransinya. Biasanya resistor dengan toleransi 5%, 10% atau 20% memiliki 3 pita (tidak termasuk pita toleransi). Tetapi resistor dengan toleransi 1% atau 2% (toleransi kecil) memiliki 4 pita (tidak termasuk pita toleransi). Pita pertama dan seterusnya berturut-turut menunjukkan besar nilai satuan, dan pita 2 terakhir adalah faktor pengalinya sedang paling pojok lebih menonjol dan terpisah dari pita yang lain adalah pita toleransi.
berikut adalah tabel yang digunakan

cara menggunakan tabel tersebut :
- Sebelumnya hafalkan terlebih dahulu warna yang ada dalam resistor dengan jembatan keledai sendiri (ex : hit-co-me-o-ku-hi-bi-u-abu-pu-mas-per-ko) : selera ini mah
- Kolom 1st, 2st dan 3st adalah pita resistor yang menunjukkan angka resistansi.
- Kolom multiplier adalah pita resistor yang menunjukkan nilai resistansi namun dikalikan dengan nilai pada Kolom 1st, 2st dan 3st.
- Kolom tolerance adalah pita resistor yang menunjukkan nilai toleransi.
- Kolom temperature cofficient adalah pita resistor yang menunjukkan nilai koefisien temperatur resistor. Biasanya terdapat pada resistor berpita 6. pita 1, 2 dan 3 adalah angka pertama 4 adalah pengali 5 adalah toleransi sedangkan pita ke 6 adalah koefisien temperatur,
langsung ke contoh :
Berapa nilai resistor gambar di bawah ?
![]()
hafalan jembatan keledainya mutlak wajib hafal dan paham !
Jawab ;
-
Resistor ini memliki 5 pita warna dengan satu pita terakhir memiliki jarak terpisah.
Pita pertama kuning: 4
Pita kedua ungu: 7
Pita ketiga hijau: 5
Pita keempat merah: (dikalikan) x 100
Pita kelima emas: toleransi +- 5 %
* nilai resistor diatas adalah 47500 Ohm atau 47K5 (artinya 47,5K Ohm) dengan tolerance 5%. Semakin kecil toleransinya semakin baik dan mahal, karena ketelitiannya tinggi dan kondisinya baik.
oke pasti sudah pada paham kan.
thanks to Al Wajiz atas refrensinya ^^”
semoga bermanfaat.
arhrevun







